MDMC SERAHKAN 3 PUSKESMAS PEMBANTU KE PEMERINTAH KOTA PALU

Dr Rajindra, Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu yang juga menjabat sebagai Ketua Menejer Program Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulawesi Tengah, menyerahkan secara simbolis tiga unit Puskesmas Pembantu ke Pemerintah Kota Palu.

Penerimaan Tiga unit puskesmas pembantu ini diwakili oleh Kadis Kesehatan Kota Palu, dr. Husaemah. Ketiga Puskesmas Pembantu tersebut masing-masing terletak di Kelurahan Baru, Pustu Towua, dan Pustu Kayumalue. Dimana sebelumnya, pasca peristiwa 28 September 2018, ketiga Puskesmas Pembantu ini mengalami kerusakan besar, bahkan Pustu Kayumalue dapat dikatakan mengalami keruskan hingga 90%.

Muhammadiyah Disaster Management Center sebagai lembaga penanggulangan bencana milik perserikatan Muhammadiyah memperoleh pembiayaan Direct Rilief Amerika Serikat (AS) untuk merehab ketiga Pustu tersebut.

Belum lama ini Dr Rajindra mengatakan.”Saat ini sudah selesai direhab, saatnya MDMC menyerahkan kembali kepada pemerintah agar dapat dimanfaatkan untuk melayani masyarakat,”

Dalam proses penyerahan itu, MDMC, tidak hanya menyerahkan bangunan Puskesmas Pembantu tetapi juga menyerahkan berbagai alat kesehatan untuk melengkapi fasilitas kesehatan yang ada di Puskesmas tersebut. “Semoga ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Palu, dengan harapan melalui ini bisa meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Kadis Kesehatan Kota Palu, dr. Husaemah, mengucapkan terima kasihnya kepada Muhammadiyah Disaster Management Center atas bantuan tersebut, yang tidak hanya berupa bangunan tetapi juga telah dilengkapi dengan berbagai alat kesehatan yang dapat melengkapi dan menunjang layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu ini. “Ini dinilai sangat berharga buat pemerintah dan masyarakat, semoga ini akan bernilai ibadah,” ujar dr. Husaemah.

Kata Husaema, pascabencana 28 September 2018 lalu Pemerintah Kota Palu memang sangat membutuhkan bantuan untuk memulihkan kondisi Kota Palu di segala bidang. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi peningkatan kesehatan masyarakat. Mengingat Pustu bersentuhan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.

Dalam acara serah terima, video kondisi ketiga Pustu setelah rehab diputar sebelum dilakukan serah terima dan penandatanganan berkas acara serah terima tersebut. Mengingat kondisi pandemi Covid-19 saat ini, serah terima Pustu tersebut dilakukan secara sederhana di Ruang Kerja Rektor Unismuh Palu.

Dr. Rajindra juga mengungkapkan bahwa kepada wartawan berita Kota Palu bahwa selain Kota Palu, Muhammadiyah Disaster Management Center juga memberikan 4 Puskesmas Pembantu di Kabupaten Sigi dan 2 Puskesmas Pembantu di Kabupaten Donggala.

Posts created 45

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas